SEJARAH BERDIRINYA SEKOLAH SMA YAKE

Bermula dari niat dan tekad dimaksud lalu disepakati dalam suatu pertemuan atau musyawarah di Gedung Sekolah Eks PERGUDJATI / BAPERKI antar Aktivis Angkatan 66 yaitu dari KAPPI / KAPPI-RADJA yang telah memilih profesi guru atau pendidik dan didukung Tokoh-tokoh KAGI yang juga merupakan komponen Angkatan 66 yang telah berprofesi guru atau pendidik sejak tahun 1966 serta rekan-rekan Aktivis Angkatan 66 lainnya yang peduli terhadap dunia pendidikan. Maka secara bersama-sama disusunlah suatu kerangka program penyelenggaraan pendidikan dengan pilihan untuk mendirikan sekolah SMP lebih dahulu atau mendirikan sekolah SMA lebih dahulu. Dan pilihan baru ditentukan manakala telah didapat hasil kajian lapangan dari beberapa rekan aktivis Angkatan 66 yang berprofesi guru / pendidik serta memiliki data siswa / peserta-didik di Wilayah Jakarta Timur.
Bahwa program penyelenggaraan pendidikan dimaksud harus diperjuangkan secara bersama-sama dan diwujudkan di tengah-tengah masyarakat sebagai karya nyata didalam membantu kesulitan masyarakat untuk mengatasi ketersediaan sekolah yang dapat menampung siswa atau / peserta-didik dan membantu masyarakat didalam mengatasi kesulitan biaya untuk menyekolahkan anaknya atau keluarganya. Karena memang saat itu biaya untuk masuk sekolah negeri atau swasta sekalipun sangat mahal dan tidak terjangkau oleh masyarakat yang berpenghasilan rendah.

Maka, Yayasan KARYA 66 berdasarkan atas berbagai pertimbangan sebagaimana dipaparkan tersebut di atas telah bersepakat menyusun suatu program prioritas penyelenggaraan pendidikan formal yaitu dengan mendirikan sekolah lanjutan tingkat atas atau Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan nama SMA YAKE dan dilaksanakan di Gedung Eks PERGUDJATI / BAPERKI Jl. Raya Jatinegara Timur No.61-65, Jakarta Timur. Gedung yang merupakan penguasaan KAPPI-RADJA / KAPPI Angkatan 66 sejak tahun 1966. Dan jabatan Kepala Sekolah SMA YAKE untuk yang pertama kali dipercayakan kepada ACEP MARGANDA, yang bersangkutan pada tahun 1966 adalah Guru / Anggota KAGI dan Ketua KAPPI-RADJA. Sedangkan berkenaan dengan program prioritas kedua yaitu untuk menyelenggarakan dan mendirikan sekolah SMP ditunda dahulu sampai waktu yang memungkinkan dan apabila sangat diperlukan sebagai foodding schools SMA YAKE.